Cerita Sex Bercinta Dengan Tante Lesmi – Saat aku berusia 20 tahun dan aku bekerja sebagai Supervisior di sebuah perusahaan di Jakarta. Di hari Senin diawal tahun ini aku berniat untuk mengumpulkan anggota untuk mengadakan breaving. Lalu setelah semua terkumpul dimulailah acara rapatnya sampai selesai dan tertinggala seorang wanita cantik yang masih membereskan perkerjaannya yaitu bu.lesmi
Ibu Lesmi berusia 39 tahun, wajahnya cantik mengairahkan, Tubuhnya sangat Proporsional, payudara terbilang besar, rambutnya panjang sampai menyentuh pinggang dan tubuhnya yang ramping dan sexy. Siapa saja yang melihatnya lansung terpesona apalagi dia sering memakai pakaian sexy di kantor.
Hari itu juga aku ajak dia ngobrol2 dan bercanda2. setelah itu aku dan buk lesmi semakin dekat dan sering jalan bareng kemanapun dia minta, ketika suatu hari sms dari bu lesmi masuk ke handphoneku dia mengatakan kalau dia menyuruhku kerumahnya karena ada kendala.
Aku langsung mandi, pakaian dan otw terus kerumah Bu lesmi. Sepanjang perjalanan aku menginginkan bercinta dengan Bu Lesmi yang cantik menurutku. Penisku menjadi tegang menginginkan menyetubuhinya. Karena tubuhnya sangat hot banget membuat darahku berdesir. Sesampainya aku dirumah Bu Lesmi aku langsung ditariknya masuk kedalam rumahnya lalu disuruh duduk
PRAGMATIC189 - SITUS SLOT GACOR DAN TERPERCAYA SE INDONESIA
Singkat cerita Bu Lesmi langsung kebelakang menunjukan kepadaku lokasi keran yang mampet. Bu Lesmi lalu menyalakan kerannya tiba2 airnya tersemprot kearah bajunya lewat selang yang membuat kaosnya basah kuyup dan memperlihatkan Putingnya yang berwarna merah kecoklatan yang membuatku semakin horny.
Tak lama lantas Bu Lesmi menganti pakainya keatas mengenakan celana pendek dan kaos tank top ketat dan menciptakan buah dadanya menyembul dan putingnya. Rambutnya masih tergelung dengan rapi.
Aku mengangguk. Penisku semakin tegang dan keras berkedut. sehingga Bu Lesmi melihatnya
Bu Lesmi berdiri lalu jongkong dihadapanku sambil terus mengelus batangku,
Kudekatkan wajahku dan kucium pipinya mendekati bibirnya. Bu Lesmi tidak menolak lalu aku megecup lembut bibirnya. Bu Lesmi membalas ciumanku. Aku beranikan diri meraba punggungnya dan Bu Lesmi meraba celanaku.
Tangan Bu Lesmi membelai batang penisku dan mengocoknya.
“Ohh Dee… besar ya penis kamu”, ujarnya seraya terus membelai elus penisku.
Bu Lesmi terus membelai penisku dan tanganku mulai merogoh celana pendeknya dan ternyata Bu Lesmi mengenakan G-string warna hitam. Kuraba vaginanya yang ditumbuhi rambut tipis sehabis dicukur. Kuraba vaginanya dan kumainkan clitorisnya.
Aku kian senang Bu Lesmi kian tersiksa dengan kenikmatannya sendiri. Bu Lesmi terus meronta ronta.
“Deeewaaaa. .. ampunn sayaangg… ibu ngak kuat lagiii aahhhsss”, Desahnya.
Aku menyudahi permainan lidahku di selangkangannya. Aku berdiri dan tersenyum, Bu Lesmi terbaring lemas, tersenyum dan mencubit pahaku.
“Mhh iceeepp dongg bu, pengennn nihh”, ujarku.
Bu Lesmi membuka celana dalamnya dan mengangkangi tubuhku. Tangannya menuntun batang penisku mengarah ke vaginanya. Tubuh Bu Lesmi mulai naik turun dan sesekali memutar pantatnya.
“Ouuuhh… Deewaaaa. .. enak banget… ssshhh. .. aahh.. Yess. .. isep tokeet ibu say..”, mintanya dengan nikmat.
Kujilati putting sebelah kiri sesekali kuhisap dan kugigit kecil seraya tanganku meraba dan meremas payudaranya yang sebelah kanan. Kulakukan bergantian.
“Aaaahhhhh… mmmpphhhhh… Deeeewaaaa… Eennakk Aaahhshs Sshhhtt… enaakkk..”, rintihnya seraya terus menaik-turunkan tubuhnya.
Aku menidurkan tubuhnya diatas sofa Lalu aku tidak banyak tangan kiriku kumainkan diklistorisnya dan menghujam dalam2 kontolku kedalam memeknya yang enak bangett
“Deeewaaa..kamu gila… memek ibu eennak bangett aahhss .. aaahhh.. enak…”, desahnya seraya meremas remas pantatku.
Sesekali bola matanya terlihat putihnya saja.
Aku tersenyum seraya kubimbing tubuhnya dan memintanya tengkurap dan pantatnya tidak banyak kuangkat serta kakinya tidak banyak kubuka. Aku berlutut dibelakangnya dan kubimbing masuk penisku ke liang vaginanya yang masih berdenyut dampak dari orangasmenya tadi.
Hanya separuh dari batang penisku saja yang kumainkan didalam liang nikmatnya. Aku separuh berdiri menekuk luntutku dan menghujam liang vaginanya dari belakang dengan penisku.
“Deeewaa.. .kamu gila… Enak banget aahh ahahh… Oohhh… terus say… keluarin sayang… keluarin. .. aaahhhhh.. entot aku say… uhhh… kalo kayak gini aku dapat nagih Dee… ouuhhh enak banget… terus Deewaa.. Entot memek aku Dee… Uhhhh enak banget ngentot ma kamu…enak..”, Bu Lesmi terus meracau dan tangannya meremas keras bantal yang diambilnya dari atas kursi.
“Sayangg kamu binall banget yah, ibu jadi ketagihann smaa batangmu”, Bu Lesmi tersenyum dan memintaku menyetubuhinya lagi.
Aku mengambil posisi DoggyStyle lagi dan menancapkan batang kemaluannku didalam lubang vaginanya
“Bu Lesmi… aku mau Croottt bu. Aahhh aku ga tahan lagi… aaahhh… Lesmii sayanngg…”, desahku. Bu Lesmi mencungkil penisku, mengembalikan tubuhnya dan berlutut di hadapanku.
Mulutnya langsung menghisap, menjilati serta tangannya mengocok batang penisku.
Tiba mendarat tubuhku bergetar dan, “cret cret cret…”.
“Oohh bu… aku keluar… Ahhhhhh…”, desahku separuh berteriak bersamaan dengan muncratnya spermaku didalam mulut Bu Lesmi. Kedua tanganku memegang lehernya dan agak menjambak rambutnya.
Aku terduduk lemas di sofa.

Komentar
Posting Komentar