PRAGMATIC189 - Perkenalkan Namaku Moses seorang karyawan yang bekerja di perusahaan di kota yang terkenal dengan makanan khasnya yaitu Pudak.
Pekerjaanku hanya bagian pencatatan keluar atau masuk barang, tepatnya
di Gudang penyimpanan. Aku sendiri berasal dari Kota yang terkenal
dengan dinginnya udaranya. Aku disini hanya tinggal di sebuah kost yang
letaknya tidak jauh dari perusahaan, masuk di sebuah gang yang hanya
bisa dilewati kerndaraan bermotor ( roda 2 ).
Kisah ini berawal ketika aku baru menempati kost sekitar 8 bulan
lamanya. Wajahku biasa saja tapi aku tipe orang yang mudah akrab,
sehingga aku mudah dikenal dan mengenal satu sama lain. Bukan di
lingkungan kost tetapi lingkungan sekitar kost ( warga asli sekitar kost
). Sehingga aku di kenalkan pada salah satu ibu yang menurutku biasa
saja. Bertubuh khas orang berumur 42 tahunan. Orangnya tapi baik hatinya
( baik karena mau ngenalin anak perempuan nya kepadaku ). Sebut saja Bu
Mila ( nama lengkap Karmila) waktu itu sekitar jam 7 malam aku berniat
membeli nasi goreng di daerah sekitar kost. Aku bertemu ibu mila yang
sama sama antri membeli nasi goreng. Aku di sapa terlebih dahulu.
Bu Mila: Wan ? Mau beli nasi goreng juga….?
Aku : ( sambil cengengesan ) Iya bu, Laper belum makan dari td siang. Maklum anak kost bu….
Bu Mila: Ya namanya juga jauh dari orang tua. Ya pacarnya donk di ajak kekost kalo siang suruh masakin.
Aku: ( sambil ketawa ) Belum punya bu……
Bu Mila: Pernah pacaran berapa kali?
Aku : Sekali bu trus diputus…
Obrolanku dengan Bu mila terputus akibat
pesanan nasi goreng sudah selesai. Akibatnya pulang berjalan bersama .
Tengah perjalanan Bu mila berkata ” Sama anak ku mau pa ndak ?”. Aku
hanya senyum dan kujawab ” ya ndak papa buk kalo ibu mau punya menantu
seperti saya ” sambil tertawa terbahak- bahak. Bu mila berkata lagi ”
kalo mau habis makan kerumah ibu ya, ayahnya Ivon juga gak di rumah lagi
keluar kota , biar sari ada teman nya nonton tv. “. ( ayah Ivon : ayah
suami Bu mila dan Ivon adalah anaknya). Aku hanya menjawab ” Iya buk
nanti saya kerumah ibu”
Tepat jam 8 malam aku bergegas ke rumah Bu mila yang hanya berjarak
kurang lebih 100 meter dari kost. Sampai di depan rumah Bu Mila berada
di teras dengan anak semata wayangnya. lantas di persilahkan masuk dan
duduk bertiga.
Bu mila: Makan mu kok cepet? keburu ketemu Ivon ya?
Aku: hehehehe tadi ibu yang nyuruh kesini..
Ivon: (Senyum) Ibu lo kok gitu sich.
Bu mila: lha Moses lo jomblo kan gak papa ..
Ivon: Ya kalo Mas Moses nya mau bu….!!!. Ivon kan gak cantik. Kulit saja agak coklat Badan juga gak tinggi!!!
Bu mila: gak papa Von. Iya kan Moses?
Aku: Iya buk ( terpaksa saya iyakan saja karna jomblo yang penting sikat aja)
Bu mila: Tuch kan…….Apa ibu bilang.
Ivon: ( senyum senang ) Makasih loh mas. Ohya mas Ivon masuk dulu ya mas mau istirahat besok mas main kesini lagi ya?
Aku: Ok Ivon , selamat beristirahat ya ( dia berdiri dan meninggalkan aku dan ibu nya)
Dalam sepintas Ivon menurut penilaian ku Ivon tidak tinggi tp badannya membentuk sekali ( sekel ), Dada lumayan bulat meskipun blm tau aslinya. Sedangkan ibu mila badannya juga hampir sama bedanya agak kendur kelihatannya.
Bu mila: Makasih Moses kalo kamu sudah
bersedia. Anak jaman sekarang beda dengan dulu. kalo sekarang harus
permak total meskipun ibu kurang berada masalah keuangan tetap ibu
usahakan biar anak bisa di pandang.
Aku: maksud ibu apa bu?
Bu mila: Ibu tau anak ibu gak cantik jadi ibu usahain memaksimalkan yang ada. Biar gak seperti ibu di tinggal terus sama suami.
Aku: memangnya apa buk hubungannya? memangnya ada masalah dengan suami ibu?
Bu mila: ( sambil bernafas mengeluh) Iya Ayah Ivon jarang pulang.
Mungkin dia tidak suka lagi dengan ibu. Ibu sudah tua mungkin ya. (
sambil berdiri ibu bertanya lagi) Apa sich kurangnya aku di mata lelaki
menurut Nak Moses?
Aku: ( bingung,) mmmm apa ya bu? ( sambil memperhatikan badan Bu mila dari atas sampai bawah,)
Bu mila : Apa? yang kurang? jawab saja jujur apa adanya menurut pandangan mu.
Aku: kalo sedikit tidak senonoh gak papa kan bu?
Bu mila: Terserah kamu. biar ayah sari mau pulang biar gak uangnya saja yang pulang.
Aku: ( kuberanikan diri) Ibu sich memang sudah ber umur tidak menutup
kemungkina ibu juga sudah mulai banyak berkurangnya.Tapi kalo saya jadi
suami ibu ya saya tiap hari pulang bu ( mulai melancarkan SSI)
Bu mila: Apa yang membuatmu berkata seperti itu? sedangkan aku hanya
begini badan saja tidak begitu membentuk Dada juga kendur wajah juga
coklat sama seperti sari pakaian juga gini gini saja.
Aku: ( mulai fokus pada pakaian dan lancarkan SSI, maklum aku SSI karena
dari pada tidak Ada). Ibu pakai baju begini kalo menurut saya ya surah
bikin tertarik karena khas orang sini pakaiannya ( kebetulan Bu mila
hanya menggunakan baju long dress depan ada kancingnya 3).
Bu mila: Masak sich ( sambil berputar di depan ku, lalu menatapku) trus apa lagi?
Aku: eeeee itu…… juga masih ok menarik selera ( tidak berani menyebut Dada, apalagi toket)
Bu mila: Oh ini ( sambil di pegang keduanya, lantas Bu mila Duduk di
samping kiriku ) Kalo ini sich sama saja dengan yang lain buktinya juga
Ayah sari juga sudah tidak tertarik.
Aku: oh gitu ya bu
Bu mila: Kamu mau tau ukuran berapa ini?
Aku: mmmm kalo boleh sich bu
Bu mila: ini hanya ukuran 38 C sudah kendur pula. beda dengan punya Ivon kalo sari 36 C tapi masih kenceng.
Aku: Oh gitu ya buk
PRAGMATIC189 - SITUS SLOT GACOR DAN TERPERCAYA SE INDONESIA
Lantas apa yang terjadi aku dan Bu mila hanya diam saja sekitar 10 menitan sampai akhirnya jam 10 malam aku berpamitan dengan Bu mila
Aku: Bu sudah malam bu aku mau pamit besok kesini lagi.
Bu mila: Iya udah kalo gitu gpp Oh ya ini No Hp Ibu.
Aku: No nya Ivon donk bu ….. kok ibunya?
Bu mila: Sama Saja…… nnti aku kasi.
Begitu sampai kost aku masuk kan no nya
dan ku save. Muncul lah salah satu aplikasi chating masa kini dengan no
tersebut. Aku kirim chat pertama ” Ini Moses bu….” beberapa menit
kemudian ” Oh ini no kamu, Aku save ya” aku membalas ” iya”
Selang beberapa hari, tepatnya malam minggu jam 7 malam. Aku berkunjung
kembali ke rumah Bu mila. Aku menemuai Ivon , mulai ngobrol dan
mengakrabkan diri padanya mulai cerita tentang perjalanan cintanya,
ternyata Aku baru mengetahui kalo Ivon baru lulus tahun ini dari sekolah
SMA. Selagi dia bercerita aku tidak terlalu fokus dengan ceritanya tapi
aku menelusuri bntuk tubuh dan mukanya. Sebenarnya Ivon itu orangnya
Gak begitu menarik hanya saja Dada dan pantat membentuk. Tiba tiba sari
menutupi dadanya dengan tangannya, Aku sempat Kaget.
Ivon: Mas lihat apa sich?
Aku: Itu eeeee enggak kok.
Ivon: Mas ini senengnya yang gituan ya?
Aku: Gituan apa?
Ivon: Ini Dada. Dari tadi Ivon lihat mas lihat dada mulu!!!!!
Aku: ( memberanikan diri) Iya terlihat menantang hehehehe.
Ivon: Ini gara gara Ibu mas….. seperti ini.
Aku: loh ibu? memangnya ibu knapa ? Apa hubungannya dengan Dada?
Ivon: Awalnya Sich kecil mas…tapi sama ibu suruh gedein dikit. Agar laki2 tertarik.
Aku: Caranya?
Ivon: ini sama ibu di kasi ramuan dari kacang panjang di halusin terus
di balurkan setiap mau tidur selama 3 bulan ini. Jadinya agak
mengembang. Dari 36 A menjadi 36 C
Aku: Oh gitu caranya? Mas boleh Lihat atau pengang?
Ivon: Jangan mas nanti ada orang. Ivon juga malu Ya kalo mas suka beneran sama Ivon?
Aku: Kalo aku gak suka , knapa juga aku malam minggu kesini?
Ivon: ( berfikir ) Di ruang Tamu saja mas, Ayo masuk
Aku lantas mengikutinya. Terjadilah , dalam keadaan sepi ibunya entah kemana. aku merangkul sambil meremasnya. Dalam keadaan ini Aku tegang sekali si burung dara. Aku mulai membuka kancing depannya ” aku buka ya, aku mau lihat” sari tak menjawab diam saja. Dan terpampanglah Dada sekal montok ber BH warna coklat mirip kulitnya. indah sekali…… Setelah aku remas remas dari luar sari hanya memejamkan matanya. Tiba tiba saja ibunya muncul… dan berkata” loh Moses…. kamu disini ” aku dan Ivon langsung merapikan dan tertunduk malu. aku juga takut kalo nanti dimarahi. Ivon di suruh ibunya ke kamar untuk tidur.Ibunya mengikutinya. aku di biarkan sendiri sekitar 30 menitan. Lalu Ivon keluar kembali datang padaku dan berkata ” mas sama ibu mas di suruh pulang dulu. maaf ya mas…!!!!” dari raut mukanya dia cemberut.mungkin di marahi kejadian tadi. Aku berdiri dan berpamitan. Tapi Ivon menghalangiku sebentar. ” Mas….. jangan kwatir, Ini masih milik Mas Moses” sambil menunjuk dadanya. Aku merangkulnya dan berbisik ” makasih ya” Ivon menjawab ” Besok sore aku kekost nya Mas” aku lantas senyum dan meninggalkannya.
Sampai tempat kost jam 9 malam aku melihat Hpku ternyata ada chating dari ibunya Sari.
Ibu Mila: kamu tadi ngapain merangkul
Sari? pakai pegagang dadanya juga? Kamu kok kurang ajar…. kmu gak kasian
sma masa depan Ivon?
Aku: Maaf bu saya khilaf
Ibu Mila: kamu ini bisa saja kalo sudah ketahuan khilaf.
Aku: Iya bu habisnya sepi sich tadi.hehehehehe
Ibu Mila: kamu jangan kurang ajar . gak enak kalo sama tetangga kalo kalian begitu.
Aku: Iya bu. ( aku menjawab singkat agar Ibu Mila tidak panjang lebar)
Ibu Mila: sebnarnya gpp sich cman jgn keterlaluan.
Aku: yg bnar bu? ( sambil senyum- sendiri baca chatnya).
Ibu Mila: kamu suka apanya sich?pasti dadanya ya?
Aku: hehehehe iya bu……habisnya waktu pertama kesana ibu sudah cerita gitu jadi aku fokusnya ya kesitu hehehehehe
Ibu Mila: Iya salahku juga Wan…… besok pagi main kerumah ya . Makan pagi disini.
Aku: Iya bu.
Dalam hati ternyata ibu mila gak marah….. malah besok aku di undang makan pagi. besok pasti lihat yang sekel lagi. sambil tertawa.tibalah saat pagi itu. pakai celana 3/4 kaos bermerk sendal gunung.Aku melangkah kerumah Sari.Sampai di didepan aku langsung masuk. kehalamannya. Ibu mila sudah berada pada ruang tamu. langsung mempersilahkan masuk.
Aku: Ivon nya kemana buk?
Ibu Mila: tak suruh ke neneknya td pagi ngantar makanan . kalo hari
minggu gini pasti kegiatannya ya ngantar makanan kerumah neneknya.(
rumah neneknya beda kelurahan dengan tempat tinggal)
Aku : oh gitu buk!!!
Ibu Mila: Ayo makan dulu kamu blm makan gitu.( sambil berdiri)
Aku: ( mengikutinya, kuperhatikan tumben pakai daster !!! bisa buat
pelampiasan nich selagi Sari g ada lagian juga suaminya 2 minggu- 3
minggu gak pulang, pasti kesepian. batin ku)
Aku di persilakan makan tp Ibu Mila tidak katanya sudah sarapan td
dengan Ivon. Setelah acara makan selesai aku di buatin kopi.ketika
menaruh aku sekejap melihat belahan dadanya yang kancingnya entah
terbuka atau di buka. kelihatan BH nya.( wih rejeki…..nich). Setelah itu
bu mila berpamitan Mandi kepadaku. Sambil membawa handuk. Aku menikmati
kopi ku sambil menunggu Bu mila mandi dan Ivon pulang. Saat santai Bu
mila keluar dari kamar mandi mondar mandir di depanku memakai handuk
saja sambil membawa jemuran basah untuk di jemur….( wah rejeki nich gmna
cara bisa menikmatinya….? aku berfikir sejenak.). Selagi berfikir Dia
kembali menuju kamarnya yg tidak jauh dari Tempat makan. Ibu mila
keluar…. dan bertanya padaku
Ibu Mila: Tegang ya? kepingin Ya? ( sambil mendekati dan duduk di depanku)
Aku: ( Diam dan memperhatikan pakaiannya . memakai daster khas Ibu2,
kancing depan 3 dan di buka 2 mengintip BH warna putih kecoklatan yang
kontras dengan kulit agak hitamnya, belahannya msh ok meskipun umur 42
tahun.) Ibu melihatnya kok gitu…?
Ibu Mila: Aku mau curhat sama kamu. Ibu sebenarnya kesepian….. Ayah Ivon
jarang pulang. akibatnya ibu tiap malam Slalu membayangkan Ayah Ivon
saja. tapi semenjak kejadian kemarin kamu sama Ivon ibu sudah tidak
membayangkan Ayah Ivontapi kok ke kamu ya…..? Apa kamu guna guna?
Aku: Ya nggak lah buk ngapain saya guna guna, ibu ada asa saja ( dalam
hati…. Wah rejeki belum dapat anaknya ,malah di beri sama
ibunya…..lumayan gak papa)
Ibu Mila: Aku sudah lama tidak di peluk sama Ayah Ivon. Kamu mau kan
bantu ibu? (sambil membusungkan dadanya twrlihat jelas belahannya)
Aku: ( sambil tertunduk berfikir) Gmna caranya? nnti kalo Ivon datang bagaimna?
Ibu Mila: Tenang Saja Ivon pulangnya Sore…katanya langsung mampir ke
kost mu… Jadi sekarang masih Jam 10 kita punya waktu. Bagaimna? siap?
gak usah difikirin yg penting kamu bersedia. Aku kunci dulu pintu depan
setelah itu Aku masuk kamar….nanti kalo aku panggil kamu masuk ya……
Aku: ( hanya terpana dan tanpa sadar mengangguk, tanda setuju)
kemudian Ibu mila berdiri meninggalkanku.
Selagi aku di tinggal Ibu mila Aku membuka hape dan membuka situs web.
mencari teknik2 memuaskan Stw. maklum dia termasuk STW. Aku melihat
vidio sebentar lalu di tengah sedang asyik dan tegang Ibu mita memanggil
dari kamarnya membuka sedikit pintunya sabil berkata ” Awan ….. Ibu
Siap kamu kesini ya”. Aku berdiri dan tegang panas dingin aku mendekati
pintu lalu masuk. Aku melihat Ibu mila menghadap kaca sedang menyisir
rambut dengan pakaian yg sudah di ganti dengan handuk… aku berjalan
mendekatinya dia berdiri berjalan mundur mendekati ku.dadaku menempel
pada punggung nya. dia berkata ” celana dan kaos mu lepas ya” aku
melepas semua baju dan celana kecuali CD ku.dia kembali menempel ku
tangan kirinya meraba si burung yg sudah tegang melewati CD.
Ibu Mila: kok sampai nongol gini? Punyamu besar juga ya? ( tangan
kanannya memegang tangan kananku dan menempelkan di dada yg masih
tertutup handuk dan BH putihnya. Dia melepas handuknya….aku meraba bawah
nya.. dan ternyata tidak pakai Cd… langsung aku sergap miss v
nya….ternyata sudah basah sekali….aku kembali keatas dan meremas
dadanya….dia mengeluh keenakan.
aku melepas BH nya dan meremas nya kembali.. dia berbalik lalu mulut
beradu mulut sekitar 5 menit dia berkomentar ” dadaku sudah kendur ya”
aku jawab ” nggak kok masih segar buktinya aku mau sama ibu” lalu aku
menyedot puting kanannya. dia laget dan mengeluh. Bergantian kanan dan
kiri. Dia lalu berbicara dan mengangkat mukaku. sambil mencium dia
berkata ” punyamu besar dan panjang ya , aku sampai basah sekali, ibu
cium ya ? ” ibu mila lalu jongkok dan membuka CD ku dia jilat kepala
Burung ku sampai mengkilat lalu ibu mila rabahan sambil megangkang tanda
siap. Aku mendekatinya. Ketika siap tempur masuk sedikit kepala burung
ku. Dia mendongak ” Ayo Moses masukin…..” Tapi aku tidak masukin malah
melepasnya dan mengganti lidahku menari pada lubangnya. dia mengaduk dan
menjambak rambutku. berkejut2 dan berteriak ” kamu Apain…… itu oh….
enak” Aku rasakan tambah basah. ketika basah aku arahkan keatasnya
sedikit lalu aku sedot dengan tiba tiba. Ibu Mila kelonjotan dan
berteriak “Ampun Moses ……..Ampun….. Enak sekali……” ketika ibu mila lagi
enak enaknya aku jongkok lalu memasukkan si burung dengan cepat lalu aku
tahan dalam dalam. ibu mila ” Oh….. kamu gila Awan…… Enak…….Enak
sekali……………” sambil dia berkejut 3 kali. Aku tusuk kembali maju mundur
sekitar 10 kali tusukan Ibu mila menjerit dan menggapit ku. Tanda dia
orgasme aku lanjutkan sampai berkali kali dengan tempo cepat. Ibu mila
mohon ampun …. tidak sampai 50 menit dengan gaya masih sama . Aku
merasakan ada yang mau keluar aku tambah lagi kecepatannya. dia menjerit
dan menggapitku. tiba saat keluar aku tancap dalam dalam dan keluarlah
air itu. Sampai 3-4 kali. Aku melepasnya dan tiduran di Sampingnya. Tak
terasa Aku tertidur merangkul Bu Mila.
Entah berapa lama hingga aku sadar waktu
sudah menunjuk kan pukul Satu. Aku bangun dan mengenakan pakaianku aku
lihat Bu mila sudah tidak di tempat.ketika aku keluar kamar aku
melihatnya di meja makan menyiapkan kopi lagi untuk ku. sambil duduk
hanya berbalut handuk. dia mengeringkan rambutnya. Dia melempar senyum
kepadaku.
Ibu Mila: kamu sudah bangun.pasti capek.
Aku: iya bu. maaf ( sambil Duduk )
Ibu Mila: (sambil senyum) meskipun kamu hanya keluar sekali aku sudah
puas karena aku sudah 4 kali. ( sambil mengetipkan mata). Tapi ingat
kalo kamu ingin lagi langsung bilang ya. jangan di lampiasin ke Ivon.
Kasian dia masih virgin.
Aku: ( aku senyum) iya iya bu.
Ibu Mila: kalo cuman kiss dan nyusu saja gak papa. tapi jangan di kost
mu. nanti aku tidak bisa pantau.( sambil berkata lirih) aku soalnya
bakalan ketagihan sama kamu.
Aku: Iya bu iya siap…..hehehehehe
lalu aku berpamitan mau pulang karena jam 1 lebih 20. aku berdiri dan ibu Mila juga berdiri memeluk ku dan mencium bibir ku.aku balas lebih hot. lalu ibu mila berpesan ” kalo ingin lagi kesininya Malam ya kecuali hari minggu, kalo minggu pagi aja. kalo gari biasa diatas jam 9 malam ya” aku mengangguk. dan berpamitan dengan nya . aku meninggalkan ruangan meja makan menuju kost.
Sampai di kost aku hanya senyum senyum sendiri dan keheranan kok bisa ya aku tadi.jam 4 aku sudah mandi dan bersih siap menunggu kedatangan Ivon. yang berjanji akan datang jam 4. Aku tunggu sampai mahrib dan tidak ada kedatangannya.


Komentar
Posting Komentar