PRAGMATIC189 - CERITA DEWASA NGENTOT RENITA – “Kakaaaakk..” Renita berteriak.Saya mulai cemas. Nanti bila ada penduduk yang dengar gimana?
Saya dapat dihajar masa. Akhirnya saya menghentikan aksi birahi saya.
Saya mutusin untuk merayu Renita pelan-pelan. Sambil mengelus-elus
pundaknya dan mengelus rambutnya saya ngomong pelan-pelan.
“ Renita, tenang aja yaa.. kakak gak bermaksud ngapa-ngapain Renita”
“Kakak gak barangkali menyakiti Renita sebab kakak sayang banget sama Renita..”.ucap saya.
Lalu saya cium leher Renita, tangan saya mulai lagi main-main membelai
teteknya, meremas dan mengelus lantas turun ke wilayah memeknya.
“Kakak, Renita mohon tidak boleh ya kak. .” Renita merasa ketakutan.
“Renita pokoknya santai aja yaa.. Kakak gak bakal nyakitin Renita. Kakak Sayang sama Renita.”
Tangannya terus mendorong-dorong saya. Renita paling ketakutan separuh
mati. Saya terus menyerahkan rangsangan dengan terus menciumi leher
Renita. Kemudian turun dan menjilati puting teteknya yang merona.
CERITA DEWASA NGENTOT RENITA – Dan tangan kanan saya mengelus-elus
wilayah memeknya. Jari tengah mulai saya masukkan ke selakangan
memeknya. Saya terus mainkan tersebut pelan-pelan.
“Kakak.. Renita mohon, Renita belom pernah begituan kak.. . .”
“ Renita takut.. . . .” Renita masih memelas.
Ku Jajah Anak Ibu Kos yang Perawan | Tangannya terus menahana tangan
kanan saya yang menjamah didaerah bibir memeknya. Saya hanya jawab
permohonan Renita dengan ciuman dan kuluman dibibirnya. Saya terus lumat
bibir Renita dan bibir memeknya dilumat jari tengah saya. Perlahan saya
masukan jari tengah saya dengan pelan-pelan.
CERITA DEWASA NGENTOT RENITA – Terasa wilayah memeknya Renita telah
basah. Mengetahui wilayah memeknya nya telah basah dan licin, saya jadi
yakin bila sebenarnya Renita pun pingin merasakan permainan saya.
Kayaknya Renita pun sudah tidak mengindikasikan perlawanan yang kuat.
“Renita. . . “.
“Kakak masukin jari kakak pelan-pelan ya.”
“ Kagak sakit kok..”
“ Renita tenang aja yaa..”
Belum lagi Renita menyerahkan persetujuannya, jari tengah saya terus saja masuk ke memeknya.
Akhirnya jawaban Renita Cuma erangan dan desahan. Saya terus mainkan
dengan memasukkan jari tengah saya kedalam memeknya tidak banyak demi
sedikit.
Akhirnya dapat masuk jari saya!
“Kakak.. Renita fobia kak..” Renita terus ngomong.
Tapi kakinya justeru membuka lebar dan sesekali nafasnya agak berat.
Saya yakin Renita sebenarnya barangkali saja tidak jarang bermasturbasi.
Cewek-cewek laksana Renita barangkali saja cewek hyperseks yang tidak jarang memuaskan dirinya dengan masturbasi sendiri.
Seperti yang saya Renitat barusan di kamar mandi. Saya kian sibuk
dengan tangan kiri saya mengelus rambutnya, mulut saya sesekali mengisap
dan menjilati putingnya, dan tangan kanan saya memasukkan jari kedalam
Renitang memek Renita yang kian banjir dengan cairan dan licin.
Akhirnya saya gak tahan lagi. Dengan sekejap segera saya lepaskan
seluruh pakaian saya sampai kami berdua telah benar-benar telanjang
bulat. Segera saya tindih tubuh Renita yang tergeletak.
“Renita, anda coba masukin yuk.. !!”
“Tahan tidak banyak ya.. “
“Mungkin tidak banyak nyeri.”
Renita dengan lugunya mengangguk.
Tampaknya Renita telah diliputi gejolak birahi yang gak dapat di
kontrol. Saya kian birahi dan bersemangat. Perlahan saya
sempret-sempretkan kontol saya yang udah tegang dari tadi ke bibir
memeknya Renita. Renita yang kian terangsang gak bisa melakukan apa-apa
di samping pasrah
CERITA DEWASA NGENTOT RENITA – Jiwa raganya telah diliputi hasrat
seks. Setelah kontol saya licin dengan cairan Renita, perlahan saya
tancapkan kontol saya ke dalam Renitang memek Renita. Walaupun kegiatan
saya halus dan pelan, tetap saja Renita mengerang kesakitan. Sekarang
kontol saya tercampur dengan cairan licin dari Renita dan darah
virginnya. Kemudian Renita menangis, Namun bibirnya terus menerbitkan
suara
“Arrhhh.. ahhhh.. kakak..”
Saya gak inginkan ambil pusing. Saya sibuk dengan mengobrak abrik
memek Renita yang paling sempit supaya batang kontol saya dapat masuk
lebih dalam lagi. Dibantu dengan cairan pelicin Renita yang telah
banjir, kontol saya dapat masuk semuanya.
Saya terus menggenjot dengan maju mundur batang kontol saya. Sesekali
saya cium dan jilatin leher Renita sampai ke teteknya. Kemudian putting
nya saya emut dan sedot sekuat-kuatnya. Akhirnya saya meRenitat firasat
Renita bakal birahi kembali. Segera saya atur dengan kecepatan goyangan
saya.
Cerita Lainnya: Selingkuh Temen Kantor
Saya juga pengen terbit dan klimaks. Akhirnya Renita lebih dahulu menjangkau klimaks dan berteriak
“Kakakk…. . ”
Berurutan setelah tersebut saya pun keluar menyemprotkan cairan pejuh saya didalam memeknya.
“Aaaaahhh.. Ahhhh.. Renita..”
Saya ngecrooot. .. . . . .
“Croooott. . . . .Jrooot……Criiiit. . .. “
Beberapa kali semburan dengan mengurangi kontol saya sedalam mungkin
kedalam Renitang memeknya. Renita juga menjepitkan pahanya. Akhirnya
untuk sejumlah saat kita merasakan dan menikmati nikmatnya bagaimana
orgasme yang sebenarnya. Beberapa ketika setelah tersebut terasa kedut-
kedut dan denyutan dari memeknya.
Penis saya yang masih Didalam Memeknya dan belum saya cabut. Batang
kontol saya tersebut saya biarin hingga lemas didalam memeknya Renita.
Saya terus simaklah wajah menawan Renita yang lemas sayu sesudah saya
renggut bunga keperawanannya.
Sesaat saya jadi tak tega dan kasihan telah mengerjakan ini semua untuk
Renita. Kembali saya elus-elus dan benerin rambutnya yang berantakan.
Saya tatap matanya dalam-dalam sambil berbicara pelan
“Renita, maukah anda jadi pacar kakak?” Renita melulu diam.
Saya tau dia udah punya pacar. Tapi saya sama sekali gak tau apa yang inginkan saya katakan selain tersebut kepada Renita.
Ku Jajah Anak Ibu Kos yang Perawan | Saya pasang pulang celana dan
terbit dari kamar Renita. Renita masih terdiam lemas dan sayu
diranjangnya dan belum menggunakan pakaiannya. Saya udah siap dengan
segala resiko dari tindakan saya barusan. Setelah tersebut saya langsung
berkemas di dalam kamar kos saya.
CERITA DEWASA NGENTOT RENITA – “Mungkin sesudah ini Renita akan
melaporkan semua tersebut ke orang tuanya dan saya akan di pidana kan”
pikir saya.
Siang harinya, saya sudah berlalu beres-beres barang-barang. Saya pengen
cabut duluan sebelum saya di usir sama orang tuanya Renita. Atau
barangkali saja urusan yang lebih buruk akan terjadi ke saya.
Ternyata pintu kamar kos saya diketuk.
Setelah saya buka ternyata Renita. Saya persilahkan Renita masuk. Renita
juga masuk kedalam kamar saya. Renita menyaksikan saya telah berkemas
dengan dagangan siap-siap inginkan kabur.
“Kakak inginkan kemana?” tanya Renita. Saya hanya diam.
“Kakak gak boleh pergi!”
Renita takut.. !
“Gimana coba bila Renita hingga hamil?”
“Kakak mesti bertanggungjawab untuk seluruh ini!” kata Renita lirih.
“Baiklah kakak tak bakal pergi. Kakak bakal tanggungjawab bila terjadi apa-apa”.
“Tapi kakak mohon tidak boleh mengadu sama orang tua Renita ya..”permintaan saya.
Renita melulu mengangguk, dan dengan matanya masih sembab sebab menangis.
Saya jadi kasihan, kesudahannya Renita saya peluk lagi. Seminggu sesudah
itu, saya dan Renita Cuma diam-diam dan tak terdapat tegur sapa. Tapi
kesudahannya saya mengupayakan beranikan diri lagi guna menegurnya dan
mengajaknya berkelakar lagi.
Akhirnya, saya dapat ngajakin Renita untuk bersangkutan badan lagi.
Ya. . .Kadang dikamar gue, kadang dikamar Renita. Bahkan dia sempat
istirahat di kamar saya, sebenarnya orang tuanya terdapat dirumah.
Ternyata Renita tidak jarang kali diliputi sex gairah.
Ku Jajah Anak Ibu Kos yang Perawan | Permainan Ngentot ini kami
semakin hari semakin bervariasi. Dalam masa-masa tak tidak cukup dari
seminggu, Renita telah berani menelan berakhir sperma yang saya semburin
didalam mulutnya.
Permainan seks lagi dan lagi.. kami berdua sama-sama diliputi gairah
birahi yang Renitar. Walaupun kedudukan hubungan saya belum jelas sampai
saat ini, saya tetap menjalani ini sama Renita. Dan Renita masih
bersangkutan dengan pacarnya.
Tapi kalo soal ranjang Renita lari ke saya dan nyaris setiap malam Renita mampir ke kamar saya bikin adegan gituan. . .
itung-itung pengahantar istirahat malamnya. Kadang sesudah gituan dia
balik ke kamarnya, kadang istirahat di kamar saya. Sejak ketika itulah,
Renita ternyata diam-diam pun main sama pacarnya. Saya pernah nanya ke
Renita, apa dia pernah mengerjakan hubungan badan dengan cowoknya?
Awalnya Renita bilang belum.
Tapi sesudah saya selidiki sms dari cowoknya, ternyata mereka pun udah ngelakuin urusan begituan.
Setelah perawannya saya renggut, Renita justeru jadi hyperseks dan Renitar yang pengen ngelakuin urusan tersebut terus.
Pada ketika itu, percakapan saya sama Renita hingga ke sesuatu yang
bahkan gak saya duga. Renita berbicara sedandainya bila dia menginginkan
di setubuhi dengan dua orang, yakni saya dan pacarnya.
Hehehee… Tak berakhir pikir saya membayangkannya kenapa cewek yang dulu
nya pemalu dan cupu ini dapat jadi Renitar seperti ini ya.
Komentar
Posting Komentar