PRAGMATIC189 - Sudah lama aku bekerja di perusahaan ini, kurang lebih hampir 3 tahunan,dan baru baru ini Big Bozz baru dipromosikan dan Big Bozz lama sudah cukup usia untuk pensiun. Padahal setahu aku Big bozz lama sangat baik dan jujur dalam menyelesaikan semua tugas”nya , tapi karena usianya sudah mencukupi untuk pensiun, maka Big Bozz lama pun mempromosikan Big Bozz baru untuk menggantikan posisi Big Bozz lama.
Hari-hari pertama aku lihat Big Bozz baru ini, biar lebih akrab
kita panggil saja Pak Heru (Big Bozz Baru). Pak Heru terlihat baik dan
perhatian, tapi dibalik semua itu aku merasa ada yang janggal, setiap
aku meminta persetujuan TTD kepada Pak Heru diruangannya, Pak Heru
selalu menyuruhku duduk disampingnya, Sambil mengelus-elus paha ku,
akhirnya aku tak pernah lagi duduk di sebelah Pak Heru jika sedang
meminta persetujuan untuk keperluan perusahaannya.
Tapi semakin hari malah semakin genit dan nakal , Pak Heru (Big
Bozz Baru) selalu menggodaku dan mengedipkan salah satu matanya ke
arahku. Padahal aku selalu menghindar, akhirnya suatu waktu Pak Heru ada
pertemuan dengan Big Bozz perusahaan lainnya, aku disuruh menemaninya ,
dengan alasan menjadi sekretaris sementara, mau tidak mau aku menuruti
perintah Pak Heru (Big Bozz baru), rapat pun berlangsung dan diakhiri
dengan dinner bersama Big Boss perusahaan lainnya itu, sepulang dari
rapat antar Big Bozz itu aku ditraktirnya minum jus, aku tak tau apa
yang dicampurkan dalam jus itu, tiba-tiba aku merasa panas, ingin
membuka baju dan rok-ku, lalu rasanya ingin sekali bercinta dengan
gairah yang tinggi.
PRAGMATIC189 - SITUS SLOT GACOR DAN TERPERCAYA SE INDONESIA
Tak lama dari situ aku pun dalam perjalanan pulang bersama Pak
Heru, tapi Pak Heru (Big Bozz Baru) malah membawaku ke sebuah hotel,
sepertinya aku bahagia, tak ada perasaan untuk menolaknya, mungkin
karena obat rangsangan yang dicampurkan dalam jus tadi, begitu aku masuk
kedalam hotel, aku merasa kepanasan dan melepas semua pakaianku, hingga
akhirnya aku dalam keadaan telanjang bulat, Pak Heru pun melepas
pakaiannya dengan segera, karena aku merasakan rangsangan yang hebat
MR. P Pak Heru pun kutarik dan kumasukkan ke dalam mulutku, aku merasa
sangat bergairah, ya memang kuakui Pak Heru (Big Bozz baru) masih
sangat muda dan berpengalaman, tak lama kemudian Pak Heru pun memutarkan
tubuhnya , akhirnya mulutku berhadapan dengan MR.P nya dan Vaginaku
berhadapan dengan Mulutnya,
ku menjerit dan mendesah keenakan, karena obat rangsangan itu
membuatku menjadi merasakan kenikmatan yang sempurna, lalu kudorong
tubuh Pak Heru dan kutarik MR.P nya dan kumasukan kedalam mulut
Vaginaku. Ternyata Pa Heru pun bersemangat mendorong MR.Pnya untuk masuk
ke dalam mulut Vaginaku, aku menjerit kecil dan mendesah
terengah-engah, sambil merasakan kenikmatan, lalu aku diangkatnya dan
berdiri dengan posisi pantat mengangkat. Pak Heru pun memasukan MR.P nya
lagi ke mulut Vaginaku, desahan demi desahan ku lontarkan untuk
kenikmatan, semua gaya kami lakukan, akhirnya aku merasakan klimaks,
begitu pun Pak Heru,
mendesah dengan kenikmatannya karena kami mencapai titik klimaks
bersamaan. Setelah itu, kami mandi bersama, sambil mengutarakan
pembicaraan, yang didasari dengan komitmen, agar apa yang sudah terjadi
tidak disebar-luaskan pada siapapun, cukup hanya aku dan Pak Heru yang
tahu. Sambil mengenakan baju akhirnya kami bergegas pulang, akhirnya aku
menamakan dia Big Bozz yang Nakal.


Komentar
Posting Komentar