PRAGMATIC189 - Ini kisahku tentang cinta sesama jenis, panggil saja amel saya masih
kelas 2 SMU di daearah Yogya, tinggi 168cm, berat 49kg, ukuran bra 36.
Saya sendiri sebenarnya bukan lesbian entah kenapa saat melihat wanita
yang memang mempunyai dada yang indah mataku langsung tertuju kesana.
Sebagai contoh saat aku sedang menonton TV musik dirumah, video klip
dari duo srigala salah satunya yang namanya Pamela safitri saat melihat
dadanya yang aduhai saat itu saya mempunyai rasa yang lain.
Kalau waktu siang hari saya sering maen maen di warnet untuk browsing
tentang duo srigala salah satunya Pamela safitri, melihat foto foto di
sebuah googling banyak yang memang mempertontonkan keindahan dadanya,
saya pun mengkopi atau meyimpan banyak gambar tentang personil duo
srigala tersebut.
Saat saya pun ingin tidur biasanya sering menghayal sampai masturbasi
sampai orgasme sambil membayangkan tubuhku saat itu diraba – raba hingga
geli geli diremas payu daraku dari belakang dan dari depan membayangkan
ada seorang wanita sedang menyedot vaginaku sampai maasturbasi,
kejadian itu saya sering aku ulangi hampir setiap malam saya menghayal
dengan wanita lain.
Untuk kisah nyatanya saya berbagi pengalaman cerita tentang naluri
lesbiku bergejolak. Suatu hari aku duduk di kursi sofa sedang menonton
televisi. Aku hanya memakai bra dan celana dalam saja. Dari dalam kamar
keluarlah seorang cewek. Sebut saja Riana. Dia juga hanya memakai bra
dan celana dalam saja. Dia lalu duduk disampingku.
Dia belai pahaku. Aku tahu maksudnya. Kumatikan televisi dengan
remote control. Aku menggeser posisi dudukku dengan menyamping. Kugeser
juga tubuh Riana dengan memegang pundaknya. Kulepas kaitan bra yang
dipakainya dari belakang. Pelan-pelan kuturunkan tali branya yang
menggantung di pundaknya. Kedua payudaranya yang berukuran 36 (sama
dengan punyaku) kini sudah telanjang. Lalu kubelai lengannya dengan
lembut.
Riana menolehkan kepalanya dan menjulurkan lidahnya. Kusambut lidahnya
dengan lidahku. Kami berdua saling menjilat lidah sambil tanganku tetap
membelai pundaknya. Kami berhenti saling menjilat. Kemudian dari
belakang kuremas kedua payudaranya. Riana dengan setengah terpejam
mengeluarkan desahannya. Lalu kudorong Riana ke depan.
Aku melepas bra yang kupakai. Aku lalu telentang di sofa dan kutarik
pundak Riana supaya telentang di atasku. Kini posisi pantatnya berada di
selangkanganku sementara kakiku sendiri mengangkang. Pipinya hinggap di
payudara kananku dan matanya melihat payudara kiriku. Kuremas lagi
payudara kirinya dengan tangan kiriku. Sementara tangan kananku
membenarkan posisi kaki kananku yang kurasa kurang enak.
Kuremas lagi kedua payudaranya. Sementara tangan kiri Riana membelai
paha kiriku. Dan tangan kanannya membelai vaginanya yang masih ditutupi
celana dalam. Dibukanya sedikit celana dalam bagian bawahnya untuk dapat
membelai vaginanya. Kami berdua tersenyum. Kemudian dia duduk dan
melepas celana dalam yang kupakai. Kuangkat pantatku supaya mempermudah
dia dalam melepas celana dalamku. Setelah itu dia berdiri mau melepas
celana dalamnya sendiri. Aku cegah dia. Kupegang tangannya. Dia malah
menarik aku untuk ikut berdiri. Ditempelkannya kedua payudaranya ke
kedua payudaraku. Digesek-gesekkan. Kami berdua berpelukan sambil kedua
tanganku meremas pantatnya yang besar.
Agak lama kami berpelukan dan merasakan sensasi pada masing-masing
kedua payudara kami yang saling bergesekan. Kemudian aku didorongnya
hingga aku terjatuh dan dengan cepat melepaskan celana dalamnya. Lalu
dia mendekatkan wajahnya ke wajahku. Kembali kami saling menjilat lidah.
Kupegang pinggangnya dan kutumpangkan paha kananku ke pinggangnya.
Sementara paha kiriku dijepit kedua pahanya. Membuat apha kiriku
menggesek vaginanya.
Lalu lidahnya turun ke bawah. Dijilatinya puting payudara kananku sambil
tangannya juga meremas. Aku hanya bisa mendesah dan kedua tanganku
meremas rambutnya. Kemudian disodorkannya payudara kanannya ke mulutku.
Tak kusia-siakan kesempatan itu. Kukulum puting payudara kanannya. Aku
sendiri juga meremas payudara kananku sendiri. Sedangkan payudara kiriku
diremas oleh Riana.
Lalu kudorong Riana sehingga dia ganti di bawah tubuhku. Kuremas
kedua payudaranya dengan kedua tanganku. Sementara dia hanya kebagian
remasan pada payudara kananku. Payudara kiriku sendiri menempel di bawah
belahan kedua payudara Riana. Riana kembali mendesah sambil matanya
setengah terpejam. Lalu aku menggeser tubuhku. Kudekatkan wajahku ke
vagina Riana. Riana tahu maksudku. Kedua tangannya membuka vaginanya.
Langsung saja kusedot vaginanya dengan lidahku sambil membaringkan
tubuhku dengan posisi miring. Paha kirinya yang berada di antara kedua
payudaraku diangkat ke atas pinggangku.
Posisi ini ternyata kurang mengenakkan bagiku. Kusuruh Riana minggir
sebentar. Lalu aku tidur telentang. Kusuruh Riana mengangkangkan
selangkangannya di depan mulutku dengan bertumpu pada kedua lutut dan
kedua tangannya. Kembali kubuka vagina Riana dan kusedot dengan lidahku.
Riana hanya bisa menjerit perlahan. Jeritan kenikmatan. Riana rupanya
kelelahan. Aku sendiri juga sudah puas menyedot vaginanya. Dia
membaringkan tubuhnya sejenak disampingku. Hanya sebentar. Lalu dengan
setengah berbaring dia ganti menyedot vaginaku dengan lidahnya.
Dibukanya vaginaku dengan tangan kanannya. Ganti aku yang menjerit
kenikmatan.
Kami berdua telah puas. Kami dengan masih telanjang bulat
beristirahat sambil saling membelai. Kemudian datang lagi soerang cewek.
Sebut saja Sandy. Juga hanya dengan memakai bra dan celana dalam. Kedua
payudaranya yang berukuran 38 tampak ingin keluar dari bra yang
dipakainya. Aku dan Riana kemudian berdiri menghampirinya. Sandy sedang
melepas bra yang dipakainya. Payudaranya yang paling besar diantara kami
bertiga tampak sudah lega. Kami berdua lalu setengah berdiri disamping
Sandy dengan bertumpu pada lutut. Aku disamping kaki kanan Sandy
sedangkan Riana di samping kaki kiri Sandy. Kami berdua melepaskan
celana dalam yang dipakainya.
Kemudian aku berdiri dan dirangkul Sandy. Sementara Riana jongkok di
depan vagina Sandy. Dia lalu menyedot vagina Sandy dengan lidahnya
sambil tangan kirinya membelai paha kanan Sandy. Tangan kananku juga
membelai paha kanannya dan tangan kiriku memeluk pinggangnya. Tangan
kiri Sandy sendiri membuka vaginanya dengan tangan kanan tetap merangkul
tubuhku. Sandy hanya bisa mendesah. Lalu kuajak Sandy untuk duduk di
lantai. Dia lalu duduk dengan kedua tangannya bertumpu ke belakang. Aku
ingin mencicipi vaginanya. Tetapi keduluan oleh Riana yang rupanya masih
belum cukup merasakan vagina Sandy. Kudengar desahan Sandy yang lalu
kusumpal dengan ciumanku.
Rupanya Sandy tidak merasa enak dengan ciumanku. Dia membalas
ciumanku hanya sebentar. Dia lalu memegang payudara kananku dan
diremasnya. Aku yang dari tadi ingin mencicipi vagina Sandy hanya bisa
membantu membuka vaginanya sementara Riana masih asyik dengan
sedotannya. Sandy lalu menjilati puting payudara kananku dan tangan
kirinya meremas payudara kanannya sendiri. Juga payudara kirinya
bergantian.
Riana sudah puas dengan vagina Sandy. Dia sedang menjilati jari-jari
kaki kanan Sandy yang diangkatnya. Aku segera mendaratkan lidahku ke
vagina Sandy untuk menyedotnya. Sandy mendesah lagi. Dan seperti juga
aku. Riana lalu menciumnya. Sandy keenakan dengan ciuman Riana. Lama
sekali mereka beerciuman sehingga aku bisa sepuasnya menyedot vagina
Sandy dengan lidahku. Kami bertiga akhirnya mencapai orgasme pada waktu
hampir bersamaan. Karena kelelahan kami juga tertidur di lantai dengan
keadaan telanjang.
Ketika aku bangun kulihat Riana sudah tidak ada. Dan kudengar suara
gemericik air dari kamar mandi. Kubangunkan Sandy dan kami berdua menuju
dikamar mandi. Di kamar mandi sudah ada Riana. Kami berdua bersama-sama
mandi di bawah pancuran sambil sesekali saling membelai. Kemudian Sandy
mematikan kran pancuran. Dia mengambil sabun. Karena sabunnya ada dua,
yang satu diserahkan ke aku. Kemudian dia dari depan menyabuni tubuh
Riana. Sedang aku sendiri dari belakang juga menyabuni tubuh Riana.
Riana kemudian berbalik menghadap ke aku. Dia mengambil sabun dariku dan
menyabuni tubuhku. Sedangkan Sandy menyabuni tubuhnya sendiri. Sambil
sesekali menyabuni pantat Riana.
Kupeluk Sandy sehingga otomatis tubuh Riana berada di antara tubuhku
dan tubuh Sandy. Tubuh kami yang penuh busa sabun menempel. Kedua
payudaraku dan kedua payudara Riana menempel. Sedangkan kedua payudara
Sandy menempel di punggung Riana. Riana lalu melepaskan diri dari
jepitan kedua tubuh yang penuh busa sabun. Dia lalu membersihkan
tubuhnya dari busa sabun dengan air dari ember sambil melihat aku yang
sedang saling menempelkan payudara dengan Sandy. Tangan kananku memegang
payudara kananku yang kutempelkan ke payudara kiri Sandy yang juga
dipegang tangan kirinya. Setelah menempel lalu tangan kirinya mengangkat
paha kananku sehingga vaginaku menggesek paha kirinya.
Kulihat Riana sedang menghanduki tubuhnya sambil keluar kamar mandi
sementara kami berdua sedang asyik dengan kedua payudara penuh busa
sabun yang saling bergesekan. Aku lalu membuka kran pancuran kembali
untuk membersihkan busa sabun yang memenuhi tubuhku dan tubuh Sandy.
Sandy ternyata tidak setuju. Dimatikan lagi kran pancuran.
Lalu didorongnya dengan pelan ketubuhku sehingga aku bersandar ke
dinding kamar mandi. Diremas-remas lagi kedua payudaraku yang juga
kubantu dengan kedua tanganku yang memegang kedua tangannya. Tubuhnya
lalu turun ke bawah dan disiramnya bagian vaginaku dengan air dari
ember. Lalu tangannya membuka vaginaku. Disedotnya vaginaku dengan
lidahnya. Kedua tangannya naik ke atas meremas kedua payudaraku. Agak
lama dia melakukan itu.
Dan ketika dia tidak meremas kedua payudaraku, aku meremas sendiri kedua payudaraku sambil sesekali mendesah.
Setelah puas menyedot vaginaku dengan lidahnya, dia membuka kran
pancuran dan membersihkan tubuhnya dari busa sabun dengan bantuanku
dengan membersihkan tubuhnya dari belakang. Dia berbalik sambil
mematikan kran pancuran dan mengambil botol sabun cair. Dia kelihatannya
belum puas bermain sabun.
Dikucurkannya sabun dari botol itu ke tangannya lalu diusapkan ke
payudara kiriku. Tanganku minta bagian. Sandy mengucurkan sabun ke
tanganku dan lalu aku mengusapnya ke payudara kirinya. Kemudian Sandy
menjatuhkan botol sabun itu dan meratakan sabun ke kedua payudaraku.
Kulakukan hal yang sama. Kami berdua lalu saling menempelkan kedua
payudara. Dan digesek-gesekkan sampai dia puas.
Sandy lalu membalikkan badannya dan membuka kran air. Dia
membersihkan kedua payudaranya dari busa sabun. Aku dari belakang
memegang bagian belakang kepalanya untuk menciumnya dari belakang.
Dibawah kucuran air pancuran aku meraba bagian depan tubuh Sandy dari
belakang sambil lidahku menjilati lehernya. Kuremas juga kedua
payudaranya. Akhirnya kami selesai bermain di bawah pancuran. Kami
berdua keluar setelah menghanduki tubuh yang basah. Dilihatnya Riana
dengan masih telanjang sedang merapikan rambutnya. Dia duduk di pinggir
tempat tidur. Sandy menghampirinya sementara aku tetap berdiri untuk
melihat apa yang akan dilakukan Sandy terhadap Riana.
Dari samping dia menjilati puting payudara kanan Riana. Tangan Riana
memegang bagian belakang lehernya. Sandy lalu duduk di paha kanan Riana
dan mencium bibirnya. Mereka berdua berciuman sambil saling menjilat
lidah. Lalu Sandy menelentangkan Riana. Dengan setengah berjongkok dia
menyodorkan vaginanya ke mulut Riana. Riana lalu menyedot vagina Sandy
dengan lidahnya.
Sandy lalu agak mundur ke belakang. Sambil setengah berdiri dengan
bertumpu pada kedua lututnya ditekannya kedua payudara Riana yang kedua
tangannya juga menekan kedua payudaranya sendiri. Sehingga kedua
payudara Riana yang ditekan dua pasang tangan saling menempel.
Setelah itu Riana mendudukkan Sandy kembali. Didudukkan di lantai pinggi tempat tidur.
Riana sendiri duduk di pinggir tempat tidur. Dari belakang dijilatnya
lidah Sandy. Kedua tangannya dipegang kedua tangan Sandy untuk meremas
kedua payudara Sandy.
Riana lalu menyodorkan payudara kanannya ke mulut Sandy yang langsung
menjilati puting payudara kanan Riana. Tangan kirinya meremas payudara
kiri Sandy. Lalu ganti Riana menyodorkan payudara kirinya ke mulut Sandy
yang juga langsung menjilati puting payudara kiri Riana. Tangan
kanannya meremas payudara kanan Sandy. Aku yang melihat hal itu langsung
ikut bergabung. Kami bertiga bercumbu dengan lebih hebat lagi.
PROMO SPESIAL PRAGMATIC189
🍾 Promo Bonus Redepo Weekend 100% Khusus Member Silver - Gold - Platinum 🍾
🍾 PROMO Event Slot Freespin & Buyspin Up To 25% PRAGMATIC189
🍾 PROMO Event 3JEJER KOI GATES HABANERO PRAGMATIC189
🍾 EVENT BOLA PETIR GATES OF OLYMPUS PRAGMATIC189
🍾 PROMO EVENT MIXPARLAY 3 TEAM 2X BONUS
🍾 PROMO EVENT BIGWIN MIXPARLAY
🍾 Bonus New Member 100% TO X7 Khusus BANK
🍾 Bonus New Member 100% TO X12 Khusus E-Wallet
🍾 Bonus Redepo Everytime 10% TO X3 ( Total Maximal Bonus 500.000 )
🍾 Bonus Redepo Evertyime 5% TO X2 ( Total Maximal Bonus 500.000 )
🍾 Bonus Rollingan Slot - Casino - Poker Up To 0.7%
🍾 Bonus Cashback Sportbooks - Fishing Up To 7%
🍾 Bonus Referral All Game Up To 0.5%
🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥
Situs Slot Terbaik dan Terpercaya se-Indonesia
✨✨ PRAGMATIC189 ✨✨
🍹 Link Daftar KLIK DI SINI 🍹
"
🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥
💳 Menerima Deposit Melalui Bank BCA - BRI - BNI - MANDIRI - CIMB
💳 Menerima Deposit Melalui Ewallet OVO - DANA - GOPAY - LINKAJA
🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥
✨ Jadi Tunggu apalagi Segera Daftar di PRAGMATIC189 ✨
✨ Dan Rasakan Jackpot Besar Sensasional bersama Kami 🥰 ✨
Komentar
Posting Komentar