PRAGMATIC189 - Badan terasa lelah habis ada kerjaan dikantor yang membuat pikiran
penat, untuk itu saya berfikir untuk merilekskan badan saya di tempat
panti pijet di kawasan Jakarta, untuk memilih tempat panti pijet yang
special saya menuju kesebuah tempat dimana panti pijet tersebut dengan
dengan warung makan, enaknya gini, habis dipijet badan terasa bugar
apabila langsung makan , menurutku begitu.
kemudian tidak lama lagi saya bergegas masuk ke tempat panti pijet
yang saya pilih, disambut oleh beberapa wanita cantik yang memakai
celana gemes, langsung saja menuju ke resepsionisnya, Saya pesan Mbak
Sxx ke Mbak Axx (resepsionisnya), kemudian saya dipersilakan ke kamar
VIP 304, berarti saya naik ke lantai 3,
Setelah masuk kamar yang telah disediakan, akupun langsung mencopot
semua baju dan celana kecuali CD saya, untuk segera dipijet oleh wanita
yang saya pilih,
“Selamat siang Pak”, sapa Mbak Sxx.
“Siang”, jawabku.
“Mau minum apa Pak?”, tanyanya.
“Teh plus krem panas tanpa gula!” kemudian dia pergi ke pesawat telepon
di luar ruangan, dan kembali ke kamar lagi. Saat aku akan naik ke tempat
tidur..
“Pakai krem nggak Pak?” tanya Mbak Sxx.
“Pakai!” jawabku singkat.
“Kalau gitu sekalian dilepas aja CD-nya nanti kena krem”, kata Mbak Sxx.
Karena sudah telanjur tidur telungkup dengan kaki rapat, “Tolong dong
lepasin!”, seruku. Kan malu belum kenal udah mau lihat rudal mengkeret
aja, jadi sambil tidur, CD-ku diplorotin sama dia, tentunya dengan
melebarkan sedikit kakiku.
“Mbak AC-nya boleh nggak dimatiin aja, soalnya saya nggak kuat
dingin?” Ini trikku karena dia pasti kepanasan, bayangin saja dia jalan
sana-sini, mijat, pakai baju komplit, paling tidak blazer akan di lepas,
dan tinggal kaos tanpa lengan (bahkan Mbak Soxx, kaos tanpa lengannya
di angkat hingga bawah bra 42FF-nya). Jangan lupa letakkan rudal pada
posisi yang aman, bila sewaktu-waktu berubah ukuran, tidak sakit.
Mulailah pijat tanpa krem ke seluruh tubuhku, dimulai dari telapak
kaki, betis, paha, pantat, pinggang, punggung. Karena letak kedua kakiku
agak rapat, saat dia memijat bagian telapak kaki, otomatis kakiku
tertarik dengan sendirinya masing-masing terbawa ke tepi tempat tidur
sehingga posisi kakiku terbuka lebar (akhirnya aku tahu maksud posisi
ini untuk dapat memijat bagian dalam pahaku, menyenggol biji sedikit).
Saat memijat punggung dia naik ke tempat tidur dengan menduduki
pantatku, dan paha bagian dalamnya menyentuh pinggangku, terasa dingin
dan halus. Hasil sensor pantatku mengatakan bahwa dia menggunakan celana
ketat hingga pangkal paha. Saat tangannya mendorong dari pinggang ke
pundak, otomatis posisinya agak menunduk, terasa ada dua hal yang
membuat sensor probe-ku over range. Pertama, itu payudara 38D menyentuh
punggung, walau masih dibungkus bra dan kaos ada rasa kenyal gimana
gitu. Kedua, Saat diduduki pasti daerah lobang pantat dia kan yang
nempel di pantatku, nah saat dia menunduk otomatis daging vagina yang
tembem seperti tutup bagasi VW Kodok-ku menyentuh pantatku dan ada rasa
seperti kedutan, mungkin karena dia tekan pundakku sehingga tumpuannya
ada di tutup bagasi itu.
Hingga akhirnya memijat bagian lipatan paha dalam yang kadang-kadang
ujung jarinya menyentuh rambut di sekitar biji (kalau aku bilang sih
bukan pijat tapi sentuhan atau lebih halus lagi. Padahal belum pakai
krem, kalau dia sebelum melakukan ini dia bilang Punten, maka lain kali
kalau ke sini lagi, aku langsung order banyakin Puntennya saja, sayang
dia nggak bilang). Untuk ukuran pria normal, digituin sih ya pasti
kemaluanku bangun, ibarat dongkrak mobil, otomatis pantat keangkat,
karena volume kemaluan terisi penuh, untung sudah pada posisi, coba
kalau lagi ketekuk, pasti tuh pantat lebih tinggi lagi ngangkatnya.
Lama nggak ngobrol, hanya mendengarkan musik sayup-sayup, dan
nampaknya dia sudah menguasai keadaan-aman terkendali (lihat pantatku
kadang naik dan merasakan pangkal kemaluanku keras saat pijat dekat biji
tadi), keluarlah pertanyaan standar PPT.
“Ke sini sama teman Pak?” tanya Mbak Sxx.
“Nggak” jawabku.
“Sudah pernah ke sini?”
“Sudah..” agak berbohong, biar aku tahu servicenya nanti seperti apa,
soalnya sesama WP mereka juga bersaing baik wajah, teknik, dan
lain-lain.
“Dengan siapa Pak?”
“Wah aku lupa namanya, nggak ngingetin sih!” jawabku. Kalau kamu jawab
nama WP-nya nanti dia akan tanya diservice apa aja, bayar berapa dan
lain-lain.
“Berarti sering dong Pak”,
“Nggak juga, asalnya dari mana Mbak?” tanyaku.
“Bandung”, pembicaraan terhenti.
Dia mulai memijat dengan krem yang cukup banyak (ini pijat apa lulur
krem) semuanya dari arah bawah ke atas (mungkin maksudnya ke arah
jantung, agar peredaran darah lancar, nah bisa bayangkan peredaran darah
lancar, kemaluan jadi keras, apa nggak tinggal muncrat saja) tapi
teknik pijatnya cukup baik (menurutku) pada daerah tanpa titik rangsang
dia akan tekan, tapi bila di daerah titik rangsang berubah tekanannya
(bukan pijat tapi sentuhan) bayangkan aku dibikin
tegang-nggak-tegang-nggak dan seterusnya, disinilah seninya seks, kalau
cuma masukin – muncrat – tidur ngorok nggak ada seni, hanya kewajiban
memenuhi kebutuhan.
Urutan pijat dengan krem dilakukan sama seperti tanpa krem, hanya
saat dia mulai ke daerah pantat, dia ada di sisi kiriku dekat pinggang,
dengan usapan dari paha luar ditarik ke atas masuk antara biji dan paha
dalam mengitari lubang anus (yang terkadang sengaja disentuh) dengan
kedua tangan secara bergantian, otomatis pantatku naik lagi, pindah ke
betis, terus kembali ke pantat lagi (dalam hatiku harus sabar nih,
bayangin coba kamu dirangsang terus dicuekin, dirangsang turus di cuekin
dan seterusnya), pantas memang lobang pantat itu enak kok kalau
dielus-elus, nggak pria atau wanita sama saja, apalagi di masukin.
Kemudian dia pindah ke sisi kanan, kembali aku di rangsang terus di
cuekin (memijat di tempat lain tanpa menghiraukan rudal yang sudah
tanggung), di rangsang terus di cuekin dan seterusnya).
Setelah tahu bahwa kemaluanku keras (dengan menyentuh pangkal
kemaluanku dia tahu kalau aku sudah ereksi) berarti aman terkendali,
sebab kalau nggak bangun berarti dia harus bersusah payah untuk
membangunkan agar dapat tip khusus. Dia pindah memijatnya ke pundak
terus ke pinggang terus tangan (benar-benar dibuat kesal nih
kemaluanku). Untuk pinggang dia tidak menduduki pantatku lagi, karena
banyak krem, takut bajunya kotor (sebelumnya aku protes kok nggak
seperti tadi mijatnya?).
Setelah itu dia kembali lagi ke pantat dan melakukan pijatan seperti tadi lagi, terpaksa aku protes keras.
“Teteh! (kakak; bahasa Sunda) tolong dong jangan dibikin pusing nih!” kataku.
“Memangnya kenapa, Pak?” tanyanya.
“Itu mijatnya bikin pusing nih”,
“Ya udah Bapak diam saja, ikutin saja yah!”
“Ya sudah”,
“Tetapi nanti tip-nya spesial ya Pak!” tuh kan benar.
Disinilah triknya saat kita lagi butuh banget, dia memberikan
penawarannya, memang hampir semua WP berusaha mati-matian secara singkat
dan seksama membuat kita tegang dan bikin pusing, yang akhirnya kalau
sudah nggak kuat akan mengeluarkan work-order.
“Berapa spesialnya?” kataku lagi.
“Biasanya $100”,
“Ya sudah”, tanpa merinci lagi work-order seperti apa yang akan dia
lakukan (soalnya aku belum tahu) lebih gila lagi aku belum tahu apakah
di dompet ada $175 ($75 kamar $100 tip) dan seingatku cash only.
Disinilah kelakuan para pria, di otak kepalanya yang lebih besar bisa
dikalahkan dengan isi kepala bawahnya yang cenderung lebih kecil tapi
bisa bikin kepala bagian atas tips buat para wanita.
Mulailah dia meraba dengan menambah krem tadi dengan baby oil (mungkin,
soalnya rasanya lebih cair) di bagian pantat, terus meraba dengan
ketajaman kukunya dia menyisir (bahasa kasarnya digaruk, tapi lembuut
banget) rambut sekitar biji ke arah anus. Wah, volume darah di
kemaluanku semakin penuh dan pantat ke angkat sebatas kemaluan, biar
nggak ketindihan badanku.
Tahu kalau ada celah kiri antara kemaluanku dengan pangkal paha
tangannya masuk dan mengelus secara perlahan bagian paha, yah naik lagi
pantatku, diulangi lagi celah kanan, yah naik lagi pantatku, pijat lagi
sekitar lubang anus, yah naik lagi pantatku, hingga posisi badanku
tertumpu pada lutut kaki dan siku tangan dan muka menancap di bantal.
Sensasinya, jangan anggap enteng. Kucoba mengeluarkan kepalaku dari
bantal dan melirik ke belakang, wah ternyata dia duduk dengan posisi
mengangkang spt huruf M, kan benar pakai celana pendek ketat sebatas
paha, tapi kelihatan mblendug-nya persis seperti tutup bagasi VW-ku. Aku
mencoba meraih tutup bagasi itu, tapi kuurungkan, karena ini pertama
kali aku ketemu dia.
Akhirnya dapat juga yang dia cari, memijat kemaluanku secara perlahan
sekali lagi perlahan, seperti menimang rudal nuklir takut meledak,
dengan sangat pelan tangannya ditarik sehingga hanya bagian ujung
jari-jari ke arah anus seolah-olah takut kemaluanku jatuh, tangan
berputar sesuai dengan bongkahan pantat, jari tangan kiri ke arah kiri
dan jari tangan kanan ke arah kanan, saat ini kalau kemaluanku tidak
sehat pasti jatuh (ereksi 60%-80%), tetapi yang terjadi antara kemaluan
dengan badan seperti garis yang tidak bersinggungan kata geometri, keras
sekali, (setelah tegang, aku bilang sama Teteh bahwa apakah tamu Teteh
pijat seperti itu apa tegang semua, atau bila orang impoten apakah bisa
ereksi, soalnya di atas kepalaku sudah banyak bintang kecil-kecil alias
pusing).
Akhirnya aku berkata, “Teteh, aku sudah nggak tahan keluarin aja!”
Tangan kanannya menggenggam kemaluanku dengan lembut (tanpa tekanan
dan banyak baby oil-nya) memutar kepala kemaluan dengan jari-jarinya,
genggam batang, maju mundur, sementara tangan kiri menusuk anus, kadang
meraba rambut di sekitar anus, begitu berulang-ulang, hingga sperma akan
keluar. Kira-kira dalam perjalanan di tengah batang kemaluan, eh
dipijat sekuatnya kemaluanku, otomatis aku bergetar (over vibration),
tak berapa lama dilepas, ya muncrat cairan dari kemaluanku dengan
tekanan yang kuat dan nyaris mengenai daguku. Setelah tekanan cairanku
turun, otomatis badanku ambruk seperti hidrolik saja atau mesin yang
shut-down.
Si Teteh membersihkan tangannya yang belepotan baby oil plus krem plus
cairanku dengan kain sprei, dan melanjutkan memijat. Aduh enak lho
rasanya, setelah ejakulasi dipijatin, rasanya seperti habis lari dikejar
anjing terus selamat lompat pagar.
“Pak sekarang bagian depannya” tanya Teteh. Aku membalikkan badanku,
terlihat kemaluanku mengkerut kembali seperti semula, dan Teteh mulai
memijat, seperti urutan saat aku telungkup.
“Pak perutnya di urut nggak?” tanya Teteh. Aku menggangguk saja,
sepertinya capai banget, dia tersenyum saja melihat aku kelenger.
“Kenapa ketawa?” tanyaku.
“Nggak, itu keluarnya banyak banget dan itunya keras banget”,
“Kamu bisa saja nyanjung, entar, kutambah nih tip-nya”, candaku.
“Pak ini mau dikeluarin lagi?” tanpa sadar saat urut, rupanya perutku
ditarik dari bawah ke atas (mungkin karena gravitasi, perutku buncit
jadi turun sehingga perlu ditarik ke atas) tapi saat ditarik, ujung jari
menyentuh kemaluanku. Ya, tegang lagi. Aku tidak menjawab, hanya
mengangguk sambil memberikan senyum (yang paling manis dari yang
kupunya).
Cuma karena posisi telentang jadi mengurutnya (bukan sortir) digenggam
dari bawah ke arah atas sambil diputar dengan telapak tangan menyentuh
ujung kemaluan, karena tadi sudah keluar. Jadi sekarang agak lama, tapi
dengan keahliannya, tangan kanan mengurut kemaluan, tangan kiri meraba
biji hingga menyisir rambut sekitar anus, dan akhirnya keluar juga
cairanku.
“Pak permisi keluar dulu, cuci tangan”, aku mengangguk saja.
Gila 1 jam 20 menit, aku segera pakai kimono dan menuju kamar mandi,
dan pakai baju, karena masih ada waktu aku sempatkan mengobrol.
“Teteh liburnya hari apa?” tanyaku.
“Hari Jumat, kenapa tanya libur segala, mau ke sini lagi?”
“Nggak kalau ada temanku mau ke sini kan jadi tahu.”
“Bapak orangnya baik deh”,
“Oh iya uang tip-nya belum yah, pantes kamu nyanjung terus”, candaku
sambil memberikan $100-ku sambil kulihat masih ada selembar lagi berarti
selamatlah aku nanti diresepsionis, artinya kan nggak dikejar pengaman
PPT.
“Benar Pak, biasanya tamu suka meraba-raba, pegang sana sini, akunya
yah belum tahu aja. Semua pria itu bajingan. Kata bokap tetangga temanku
nasehatin anak perawannya, kucing itu kalau diberi ikan kadang
pura-pura ngambil dikit, tapi kalau nggak ada orang (ada kesempatan)
yang diambil ayam seekor, dasar perempuan kaya bola, jauh dikejar, dekat
ditendang.”
“Ya sudah, nih uang tip-nya, makasih ya Teteh”, sambil kucium tangannya.
Sekilas kulihat bulu tangannya merinding.
“Kenapa merinding?”
“Nggak, Bapak memperlakukan WP koq kayak gitu sih”,
“Kamu manusia kan, saya juga gitu, dan saya benar-benar puas”,
“Pak ke sini lagi yah!”
“Nggak janji yah!”
Tahu nggak, aku melakukan itu semua, ya memberikan preview yang baik
agar kalau ke sini lagi dapat yang lebih, pakai ilmu kucing dong.
“Ya udah, terima kasih Teh”, dibukanya kain penutup pintu, langsung aku pergi ke resepsionis.
“Makasih Mbak Ajxx”, sapaku.
“Sama-sama Pak”, jawabnya.
Tiba-tiba.., “Lho, elu Bud”, tanya suara dari belakangku.
“Eh, iya Fexx, kok kamu di sini?”
“Iya gue lagi nunggu Sxx yang lagi kerja, abis pijat sama siapa lu”,
“Eh.. sama Sxx”
“Wah lu pasti pijat anus yah?” ucapnya (agak keras, sehingga pengunjung di ruang tunggu pun terdengar).
“Nggak, apaan tuh?” pura-pura bodoh, gila nih anak bikin aku malu aja.
“Ya udah sana, lu kelihatan lemes bin lapar”, katanya.
“Nah kamu nunggu siapa?”
“Lu berakin gue tahu”.
Oh ternyata dia nungguin Sxx yang kerja denganku, aku ngeloyor sambil
senyum, mudah-mudahan jari tangan si Teteh nggak dicuci biar dia pijat
dengan kerak di sekitar anusku. Langsung saja aku ngeloyor menuju Texas,
makan hati/lever 5 buah plus teh manis panas, untuk mengembalikan
tenagaku yang hilang diserap Teteh Sxx.
PROMO SPESIAL PRAGMATIC189
🍾 Promo Bonus Redepo Weekend 100% Khusus Member Silver - Gold - Platinum 🍾
🍾 PROMO Event Slot Freespin & Buyspin Up To 25% PRAGMATIC189
🍾 PROMO Event 3JEJER KOI GATES HABANERO PRAGMATIC189
🍾 EVENT BOLA PETIR GATES OF OLYMPUS PRAGMATIC189
🍾 PROMO EVENT MIXPARLAY 3 TEAM 2X BONUS
🍾 PROMO EVENT BIGWIN MIXPARLAY
🍾 Bonus New Member 100% TO X7 Khusus BANK
🍾 Bonus New Member 100% TO X12 Khusus E-Wallet
🍾 Bonus Redepo Everytime 10% TO X3 ( Total Maximal Bonus 500.000 )
🍾 Bonus Redepo Evertyime 5% TO X2 ( Total Maximal Bonus 500.000 )
🍾 Bonus Rollingan Slot - Casino - Poker Up To 0.7%
🍾 Bonus Cashback Sportbooks - Fishing Up To 7%
🍾 Bonus Referral All Game Up To 0.5%
🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥
Situs Slot Terbaik dan Terpercaya se-Indonesia
✨✨ PRAGMATIC189 ✨✨
🍹 Link Daftar KLIK DI SINI 🍹
"
🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥
💳 Menerima Deposit Melalui Bank BCA - BRI - BNI - MANDIRI - CIMB
💳 Menerima Deposit Melalui Ewallet OVO - DANA - GOPAY - LINKAJA
🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥🚥
✨ Jadi Tunggu apalagi Segera Daftar di PRAGMATIC189 ✨
✨ Dan Rasakan Jackpot Besar Sensasional bersama Kami 🥰 ✨
Komentar
Posting Komentar